Goresan Tentang Heartbeat


heartbeat

Goresan Tentang Heartbeat

 

Halo! Apa kabar? Sedang sibukkah? Atau sedang bersantai? Apapun yang sedang kamu alami, semoga kamu bisa melewatinya dengan nyaman 😊:)

Hari ini aku mau berbagi tentang bagaimana novel Heartbeat ini bisa kutulis.

Novel ini sebenarnya sudah selesai sejak dua tahun lalu. Waktu itu aku melihat music video Infinite F yang berjudul Heartbeat. Mungkin kalian yang kpopers atau inspirit pasti tahu lagu ini. Aku suka sekali melodynya juga liriknya. Mendengarkan lagu mereka membuatku berkhayal sendiri. Membayangkan alur cerita dalam music videonya jadi lebih romantis dan penuh cinta.

Lalu aku menuliskan ceritanya. Mulanya, berdasarkan khayalanku, tokoh wanita yang kuberi nama Ji Hyun selalu berdebar ketika mengintip seseorang berambut pirang di balik kelas. Seperti jatuh cinta diam-diam saja.

Entah mengapa, aku lalu berubah pikiran. Merasa alur seperti tadi kurang menarik dan mengubahnya menjadi Ji Hyun gadis murung dan hanya Sung yeol yang melihat bagaimana ekspresinya sebagai Ji Hyun yang lain. Lalu, karena jatuh cinta pada sahabat terlalu mainstream, aku mengubahnya menjadi “mereka dekat karena saling bergantung”. Ada kehilangan yang membuat kedua tokoh tak bisa dipisahkan. Sehingga akan terasa wajar kala Sung Yeol tak terima saat Ji Hyun mulai tergerak.

Cerita terus mengalir dengan mudahnya setelah itu. Walau ada adegan yang agak drama, tapi tetap kutuliskan karena menurutku begitu pas untuk ceritanya. πŸ˜†:D

Sung Jong memang kubuat ceriwis, agak anak mami, sehingga akan lebih nyambung kalau dia penasaran dan kepo pada Ji Hyun. (Mulanya tokoh ini mau ku arahkan pada L infinite. Tapi tidak jadi sebab karakter cool lebih cocok untuknya haha…)

Sung Yeol tetap dengan karakternya yang diam tapi mengamati keadaan sekitar.

Ji Hyun, nama ini terpilih begitu saja. Terasa sangat pas untuk mendapat karakter gadis antisosial yang menyembunyikan banyak ekspresi.

Terus terang, aku tak mengira akhir dari music video Infinite F yang kubayangkan akan jadi begini. Berbeda jauh dengan lirik dan musiknya yang bersemangat. Tapi, tetap saja aku suka. Tak mengira kalau sekali lagi Infinite menjadi inspirasiku dalam menulis.

Setelah beberapa kali edit kukirim ke Grasindo. Alhamdulillah mereka terbitkan. Dengan sampul yang cantik pula. Benar-benar terima kasih untuk Grasindo dan stafnya.

Segini saja dulu ya ceritaku tentang proses naskah ini ditulis. 😊^^

Tak lupa terima kasih yang tak berhingga pada kamu yang membaca karyaku ini, padamu yang membelinya, padamu yang memberikan komentar baik padanya dan padamu yang mempromosikannya. Sungguh terima kasih. Tanpamu, tanpa kalian semua, aku dan novel ini bukanlah apa-apa πŸ˜„:)

Semogaku, aku bisa menuliskan karya yang menarik lainnya dan kamu sukai lagi. Tetap dukung aku dan karyaku ya..

o, ya. Untukmu yang sedang menuliskan karya, tetap semangat. ^^ Pasti naskahmu akan menemukan jodohnya eh penerbitnya kok =D Semangat, terus berkarya, berusaha dan berdoa. Semoga kita berjumpa dengan karyamu yang hebat ^^.

Salam hangat dariku,

Orina FazrinaΒ  πŸ’œ<3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: