FF Mini ‘Aku dan Seorang Bintang’


Aku dan Seorang Bintang

By Orina Fazrina

Bintang yang bersinar terang tak seharusnya jatuh di dekatku. Tak seharusnya berada sejajar dengan langkahku. Karena dengan jarak sedekat ini, cahayanya sungguh membuatku sesak. Membuatku merasa sakit. Membuatku putus asa dan menangis frustasi.

Kenapa? Kau tentu tahu apa alasanku.

Benar. Karena meski dekat aku sama sekali tak bisa menyentuhnya. Meski dekat, kecepatan cahayanya membuatku sama sekali tak bisa meraihnya. Menghadirkan jarak di antara aku dan dia. Menjadikan keberadaannya terasa bagai hologram. Terlihat, sangat dekat, tapi di saat bersamaan tak tersentuh dan sangat jauh.

Aku merasa ngilu merajai hatiku. Sebuah kenyataan pahit yang membuatku merasa begitu. Kenyataan tentang dia yang tetaplah bintang paling terang, dan aku hanyalah bayangan yang mengagumi sinarnya. Aku dan dia jelas tak pernah bisa bersama…


Mei 2012
Palangka Raya
(inspirasi usai menyaksikan sebuah fancam)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: