Cerita Kampus 4


Kampus 4
oleh Imah_HyunAe
inspirasi: kisah teman SMAku ^^
lokasi: kampus Unpar

Libur semesteran tiba. Teman-teman sejurusan denganku sudah pulang ke kampung mereka masing-masing guna bertemu keluarga. Sedang aku…

Ada pilu yang menancap di sudut hati ini. Bagaimana tidak. Hanya aku sendiri di dunia ini. Orang tuaku telah meninggal. Ayah 2 tahun lalu, dan ibu 6 bulan lalu. Aku tak punya saudara kandung. Saudara jauh, tak ada yang kukenal. Jadi, aku tak punya tempat untuk pulang sekarang.

Kutatap bangunan kampus bertuliskan Gedung D di depanku. Sepi. Sesepi hatiku. Andai bisa, aku ingin tak ada liburan. Jadi, teman-teman tak ada yang pulang dan aku tak perlu merasa kesepian.

Ya, aku masih kuliah hingga sekarang, karena uang pensiunan ayah dan ibu. Beruntung memang. Namun tetap saja merasa jauh lebih beruntung mereka yang punya orang tua.

Apa aku bersedih terhadap takdir? Mungkin ‘ya’. Aku memang belum dewasa untuk menerima semuanya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: