Memories of Rain part 5


Memories of Rain
rewrite by Imah_hyunae
adapted of Bintang di Ujung Pelangi by Ben, Puspa Swara
====

part 5

Hujan tiba-tiba turun dengan lebat, memaksa Bintang dan Raras berlari cepat menuju halte bus yang telah sepi. Hanya mereka berdua yang menanti di sana.

Bintang tanpa sadar mengulurkan tangannya, menadah hujan. Menikmati hawa yang sama seperti saat dia berusia 8 tahun. Ia tersenyum.

” Hujannya indah ya?” tegur Raras sambil ikut menadah hujan juga.

Bintang menoleh cepat. Terkejut lantaran kalimat Raras sama dengan kalimat Julian dulu.

” Ke..kenapa?” tanya Raras panik melihat Bintang menatapnya seperti itu.

” ah? Gak. Hujannya memang indah,hehe…” Bintang kembali menatap hujan. Lalu dikepalkannya tangannya seolah menggenggam hujan itu. senyum lembutnya merekah. Senyum yang sama setiap kali Bintang menatap hujan. ‘ Jul, ternyata Raras benar. Aku gak bisa melupakanmu. Sekarang saja, kenangan tentamgmu muncul bersama hujan ini. Aku merasakan hawa yang sama, hujan yang sama, angin yang sama. Persis seperti saat kita bercanda dan bermain di bawah hujan waktu kecil dulu. Hanya kita. Saat itu kita membuat dunia kita sendiri. Apakah sekarang kau juga lagi mengenang hal itu, Julian?’
***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: